About Me

Foto saya
VOC adalah suatu media online. kumpulan tulisan anak - anak Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 kelas A yang mengulas atas tulisan - tulisan mencakup semua realita di kehidupan nyata yang di kemas menjadi sebuah sajian yang menarik.

ngomong sakarepmu

\

Gallery













"Semua Press VOC dalam mencari informasi selalu di bekali identitas yang jelas dan lengkap. selama menjalankan tugas, Anggota VOC tidak di perbolehkan meminta imbalan dalam bentuk apapun(kecuali di kasih..hehe). Dan apabila ada yang mengaku Press VOC dan meminta imbalan/sesuatu, Harap Laporkan kepada Kantor polisi terdekat. Terima kasih
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan


VOC_UMY. Selasa, 12 Mei 2009, Komakom (Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi) UMY mengadakan seminar dengan tema “Menciptakan Brand Awareness”. Acara ini merupakan satu dari serangkaian acara Communication Award yang diadakan oleh para mahasiswa Imu Komunikasi UMY. Acara yang dilangsungkan pada jam 09.00 sampai jam 12.00 di Gedung AR Fahrudin Unit B lantai 5 ini berlangsung cukup sukses. Dengan menggandeng Pocari Sweat, Radio Anak Jogja, dan Harian Jogja sebagai sponsor, acara seminar tentang iklan ini berlangsung cukup menarik dan interaktif.
Acara ini menghadirkan dua orang pembicara, seorang praktisi iklan, Mas Dedi “rokkinvisual” dari Petakumpet, dan seorang akademisi yaitu Mas Rama A. Kertamukti dari Akindo. Acara dimulai dengan sambutan oleh Bpk. Fajar Iqbal, M. Si, dimana dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa seminar tersebut merupakan sebuah acara yang sayang bila dilewatkan, karena sebagai orang yang berkecimpung dalam dunia komunikasi, informasi yang kita bisa dapatkan dalam seminar ini akan sangat kita butuhkan dikemudian hari.
Banyak hal yang dapat kita tangkap dari diskusi dalam seminar yang dimoderatori oleh Mas Zein (salah seorang dosen IK UMY-red). Antara lain, bagaimana cara menuangkan ide, kerja tim dalam pembuatan iklan, sampai mendapatkan awareness dari sebuah iklan. “Bila kita seniman, karya kita sendiri. Tapi sebagai pembuat iklan, maka karya kita adalah untuk orang lain. Sehingga bila kita membuat iklan, kita harus kenali siapa target audiens kita, sehingga kita bisa membidik target kita secara emosional,” ucap Mas Rama diakhir pidatonya. (Intan Linggaratri)

VOC_UMY. Selasa, 6 Mei 2009, Jurusan Komunikasi UMY adakan launching blog. Launching blog ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Jurusan Komunikasi Fisipol UMY 2008 yang masing-masing kelas mempresentasikan blognya masing-masing. Launching blog ini, selain untuk memperkenalkan blog juga ditujukan sebagai penilaian pada Mata Kuliah Dasar Jurnalistik yang diampu oleh dua dosen muda, Mas Jun dan Mas Dhanu. Launching blog yang akan diselenggarakan di ruang E.1.7 gedung Fisipol UMY ini akan menghadirkan beberapa orang juri sebagai penilai.

Selain menilai bibit, bobot, dan bebet blog, dalam launching ini juga akan dinilai kualitas berita, desain, serta kekompakkan masing-masing kelas. Kompetisi yang sudah disiapkan sejak awal semester genap 08/09 ini, akan dimeriahkan pula oleh yel-yel yang sudah dipersiapkan oleh masing-masing kelas. Launching blog ini adalah acara kompetisi blog pertama yang diadakan di Jurusan Ilmu Komunikasi UMY dengan Mas Jun dan Mas Dhanu sebagai motornya. Kedua dosen muda ini memacu kreatifitas menulis para mahasiswa dengan cara yang unik, yaitu kompetisi blog.

“ Dulu aku ga bisa dan ga suka nulis berita, malahan ga ngerti soal blog. Tapi, gara-gara ada lomba blog ini, kami dituntut untuk bisa menulis berita, walaupun masih amatir. Tapi aku yakin kegiatan ini akan membuat kami menjadi calon wartawan yang berkualitas,” cetus TA antusias saat ditanyai sebelum launching dimulai. (Intan Linggaratri)

Komakom Gelar Communication Award 2009

Diposting oleh VOC On 9:40:00 AM 0 komentar

VOC_UMY. Korps Mahasiswa Komunikasi (Komakom) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menggelar Communication Award 2009 dengan tema “Potret Dunia Pendidikan Indonesia Tahun 2020”. Event tahunan ini akan dilaksanakan pada tanggal (04-30/05). Komakom mengangkat tema “Potret Dunia Pendidikan Indonesia Tahun 2020” yang bertujuan untuk mengenal pendidikan kita yang nantinya akan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Kita bisa melihat nantinya prospek pendidikan yang dibarengi dengan teknologi yang semakin canggih. Kita bisa melihat sendiri pada masa sekarang ini dunia pendidikan sudah berjalan dengan mengunakan teknologi yang semakin canggih seperti laptop yang sudah tidak asing lagi bagi kita.

Event yang diadakan tiap tahun ini mempunyai banyak pilihan, seperti Lomba Design Program CSR, Lomba TV News Presenter, Lomba Iklan Cetak, Lomba Design Lay Out Buletin dan Lomba Gladi Tangguh Jurnalistik. Event ini juga bertujuan untuk menyalurkan bakat-bakat baik mahasiswa dan siswa. Ups...ternyata peserta event Communication Awards ini bukan hanya mahasiswa tetapi juga ada para siswa-siswi SMA yang ikut memeriahkan event tahunan yang sebentar lagi akan di gelar. “Semoga event tahunan ini berjalan dengan lancar dan semoga lebih meriah dibandingkan event tahunan yang sebelumya,” ungkap Korps Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Komakom) saat ditemui sedang mengadakan rapat di ruang sekre tercinta. (Misra Ayu)


UMY_VOC - Banyak masyarakat atau khususnya wali murid dari para calon mahasiswa yang akan berkuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mempertanyakan seberapa besar fungsi dari asrama dan sportarium yang sedang dalam proses pembangunan ini. Apakah itu hanya sekedar untuk menunujukan eksistensi dari kampus itu sendiri, yang memang dikenal sudah memiliki akreditasi yang cukup baik dalam masyarakat, atau murni difungsikan sebagai sarana penunjang dari kampus. Karena banyak kalangan yang merasakan keberatan dari pembangunan ini. Pertama, ini berimbas pada uang gedung para mahasiswa yang terus-menerus meningkat dari tahun ke tahun tanpa adanya peningkatan mutu dan kualitas dari sistem pengajaran yang ada di UMY.

“Ayahku sampai harus menjual sebagian sawahnya untuk bisa menguliahkan aku di sini, tapi baru sedikit ilmu yang saya dapat disini atau bahkan saya merasa belum mendapatkan ilmu sama sekali,” ujar Ridho salah satu mahasiswa UMY jurusan Hubungan Internasional angkatan 2008 yang berhasil saya wawancarai di kantin. Ridho adalah satu dari ribuan mahasiswa yang ada di UMY dengan ekonomi rendah namun memiliki semangat dan antusiasme pendidikan yang tinggi, yang berharap bisa memberikan perubahan yang lebih baik dalam keluarganya nanti. Begitu besar pengorbanan para wali murid hanya untuk dapat menguliahkan anak-anaknya di UMY, namun apa yang para mahasiswa UMY dapatkan? Semua belum sebanding dengan pengorbanan para wali muridnya.

Ironis memang, disaat seseorang ingin benar-benar serius dalam menuntut ilmu harus terganjal hanya oleh masalah dana sumbangan, uang gedung, dan dana lainnya. Seharusnya pihak kampus bisa lebih memikirkan hal itu ketimbang hanya memikirkan kemewahan dan kemegahan gedung semata. Bukankah eksistensi kampus yang sebenarnya diukur dari kualitas para mahasiswanya? Daripada hanya gedungnya saja yang terlihat megah dari luar, namun kualitas mahasiswanya tidak sebanding dengan kualitas gedungnya.

Ini memang bisa dikatakan hanya opini masyarakat saja, karena pada kenyataanya tidak ada yang tahu selain pihak dari kampus itu sendiri. Namun setidaknya dengan besarnya uang gedung yang dibebankan pada tiap mahasiswa, universitas sendiri harus dapat memberikan kualitas dan mutu pendidikan yang setimpal juga. Semoga pembangunan sportarium yang masih sedang berjalan ini, benar-benar bisa memberikan manfaat bagi para mahasiswanya.

“ Aku juga berharap nantinya bangunan ini akan banyak manfaatnya, Mas,” kata salah seorang mahasiswi yang sedang asyik nongkrong di kantin.(Zulmi Azhar Atriansyah)

Parkir Dan Gaji Buta

Diposting oleh VOC On 10:09:00 PM 0 komentar

Makan gaji buta, mungkin kata ini yang dapat kita lontarkan pada kinerja para petugas parkir yang ada di salah satu fakultas di kampus kita ini.

Seperti kita ketahui bersama, sistem parkir di kampus kita ini menggunakan sistem kertas parkir yang ditempelkan pada setiap kendaraan yang memasuki area parkir dan setiap kendaraan yang akan keluar area parkir juga harus menunjukkan kertas parkir yang sudah kita kantongi sebelumnya. Lantas bagaimana jika selama kita berkuliah tidak pernah sekalipun kendaraan kita ditempeli dengan kertas parkir yang dimaksud dan tidak pernah sekalipun menerima sobekan kertas yang seharusnya kita tunjukkan pada petugas parkir disaat kita akan keluar dari area parkir?

Zulmi, salah satu mahasiswa UMY yang mengaku selalu was-was terhadap kondisi dan keselamatan kendaraanya apabila dirinya memarkir kendaraannya di area parkir di salah satu fakultas di UMY. Pasalnya, para petugas parkir di salah satu fakultas ini dinilai tidak bekerja sesuai dengan mekanisme yang ada. Bagaimanapun, seperti yang tertulis di kertas parkir yang kita dapatkan apabila kita memarkir kendaraan kita di fakultas lain, bahwa mahasiswa bertanggung jawab penuh atas keberadaan dan keselamatan kendaraanya masing-masing dan pihak kampus hanya memfasilitasi dengan memberdayakan para petugas parkir sebagai salah satu media pengamanan. Tetapi kenyataanya jika upaya pengamanan dari pihak kampus tidak dijalankan seperti mekanisme yang ada pantaskah kita untuk tidak merasa was-was?

“Yah, kalau begini ya sama aja bohong dong….!!?,” ucap mahasiswa lain yang setuju dengan pendapat Zulmi. (Adityo Nugroho).

UMY Bebas Rokok ??

Diposting oleh VOC On 10:06:00 PM 1 komentar

UMY_VOC - Bebas asap rokok, tulisan yang terpampang jelas dalam spanduk di pintu masuk Kampus UMY hanya sekedar slogan semata, terbukti masih terdapat mahasiswa dan karyawan UMY yang merokok di area kampus.

Menciptakan lingkungan kampus yang sehat adalah salah satu tujuan dari dicanangkannya larangan merokok bagi seluruh mahasiswa dan karyawan UMY. Namun hal tersebut tidak disambut hangat oleh mahasiswa dan karyawan. Bahkan karyawan dan satpam UMY pun yang sudah sepatutnya memberi teladan bagi mahasiswa masih saja melakukan pelanggaran. Pelanggaran akan terus terjadi karena tidak ada sanksi yang tegas terhadap pelaku pelanggaran tersebut. Hal ini perlu diperhatikan oleh para petinggi-petinggi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta agar tidak hanya mencanangkan slogan akan tetapi harus disertai pula dengan sanksinya.

“Selama tidak ada sanksi yang pasti buat yang melanggar, asap rokok akan terus ada. Selama ini sanksi yang diberikan hanya sebatas teguran dari satpam selanjutnya nothing,” Ujar RP salah satu mahasiswa Fakultas ISIPOL UMY. (R. Putri Wahyu)

Happy Birthday Bu Muria !!!

Diposting oleh VOC On 3:59:00 PM 0 komentar

UMY_VOC - Tepat di hari Kamis tanggal 30 April 2009 kemarin, Ibu Muria Endah genab berusia 33 tahun. Dosen yang satu ini terlihat sangat care dan dekat dengan mahasiswanya. Tentu saja anak-anak kelas A jurusan Ilmu Komunikasi tidak tinggal diam. Mereka segera memutar otak setelah mengetahui bahwa hari jadinya bertepatan dengan jadwal mengajarnya di kelas A . Rencana telah tersusun rapi eksekusi - pun siap dilaksanakan.

Di dalam kelas, yaitu di ruang e.1.7 jam 12.30, anak-anak mulai berakting. Berbagai macam cara dilakukan untuk memancing emosi dosen komunikasi massa ini. Dari telat masuk kuliah, kelas yang tidak conducive, ribut di kelas, dll. Usaha ini tidak sia-sia, Ibu Muria sempat terpancing emosinya. Ketika dirasa sudah cukup untuk mengusilinya, anak-anak kelas A membuka aktingnya. Mahasiswa datang membawa sebuah kue kecil dengan lilin diatasnya sambil menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”. Setelah itu mahasiswa bergantian menyelamati dosen kita ini.

Beliau terlihat sangat terkejut dan senang. Dia pun mengakui sempat speechless setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Walau rencana mengerjai Bu Muria ini sempat berubah dari rencana awal dan beliau pun sempat curiga, tetapi semua dapat berjalan dengan lancar. Ini sebagai tanda kasih sayang kita terhadap para dosen. “Terimakasih atas kejutannya”, ujarnya di sela-sela pelajaran. (Feraditha NK)

VOC_UMY. Komahi (Korps Mahasiswa Hubungan Internasional) UMY, membuka kesempatan kepada seluruh mahasiswa yang berminat untuk menyiapkan diri sebagai PR (Public Relations), dengan mengadakan acara “Pelatihan PR” selama lima hari. Acara ini akan diselenggarakan mulai tanggal 6 Mei 2009. Dengan menggandeng CRYSTAL MANAGEMENT sebagai partnernya, acara ini akan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama pada tanggal 6 & 7 Mei 2009, yaitu bertempat di UMY dan sesi kedua pada tanggal 11, 12, 13 Mei 2009 yang akan dilaksanakan di CRYSTAL.

Acara yang digawangi oleh para anggota Komahi ini, menetapkan biaya sebesar Rp 125.000,- untuk mahasiswa/i UMY, dan Rp 175.000,- untuk umum. Selain sertifikat pelatihan, peserta juga akan mendapatkan blocknote, pen, map, modul, ID card, serta snack. Pembicara yang akan dihadirkan adalah alumni Fisipol UMY yang telah sukses berkarier di bidang PR. Seperti diungkapkan oleh Pamungkas Patria Yudha H.P., acara ini adalah acara kedua bertema PR setelah diadakannya seminar nasional PR pada tanggal 28 Februari 2009. Mahasiswa yang sekarang menjabat sebagai Koordinator Divisi Organisasi dan Kerjasama Komahi UMY ini, menuturkan bahwa dengan diadakannya acara ini, akan ada wadah bagi para mahasiswa yang ingin mendapatkan soft skills di bidang public relations. Meskipun acara ini belum sepenuhnya terpublikasi, namun Yudha, begitu sapaannya, mengaku optimis dengan kesuksesan acara yang akan berlangsung tersebut.

“Acara ini diadakan karena melihat banyaknya mahasiswa jurusan HI (Hubungan Internasional-red) yang sebenarnya berjiwa PR, tapi belum ada wadah untuk membantu mereka memunculkan kemampuannya, dan dengan diadakannya acara ini, diharapkan nantinya para mahasiswa akan dapat mempersiapkan diri lebih dini dan bisa mendapatkan soft skills dalam bidang PR yang nantinya akan mereka butuhkan,” tutur mantan Presidium Nasional Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Se-Indonesia (PNMHII) ini kepada salah satu wartawan VOC (Voice of Communication). –Intan Linggaratri-

Aku Agam, Bukan Banci!

Diposting oleh VOC On 6:53:00 PM 6 komentar

VOC_UMY. Pada hari Rabu, 29 April 2009 jam 12.30, VOC (Voice Of Communication) akan menyelenggarakan diskusi publik yang mengangkat masalah sosial bertemakan “Aku Agam, Bukan Banci” di gedung Fisipol lantai 1 ruang E.1.7 atau Ruang Multimedia . Tema ini diangkat dari sebuah tulisan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY 2008 yang termuat di blog VOC, yang beralamatkan di www.umy-voc.blogspot.com. Acara ini gratis dan tidak ada biaya apapun. Pembicara yang dihadirkan adalah Bpk. Suprapto, SU yang merupakan seorang sosiolog, dan dr. Sagiran, Sp.B,M.Kes.

Acara pertama yang diadakan oleh VOC alias Kelas A ini merupakan diskusi yang mengangkat masalah sosial yang saat ini sangat marak terjadi. “Banci, gay, homo seks” rupanya telah berpolarisasi menjadi sebuah gaya hidup. Salahkah? Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, mereka tentu berhak hidup. Dan tanpa perlu menutup mata, rasanya kita pun harus mengakui bahwa “mereka” memang ada di antara kita. Kadang cemo’ohan, ejekan, cacian menerpa mereka. Tapi pernahkah kita berpikir apa yang terjadi “behind the screen” mereka? Mereka pasti punya latar belakang yang membuat mereka seperti itu. Pernahkah kita mencoba untuk peduli? Sebagai mahasiswa yang katanya “kritis dan membela rakyat” harusnya kita ikut peduli dengan mereka.

Agam, seorang “transeksual” yang mencoba untuk menunjukkan jati dirinya, serta berjuang untuk dirasakan keberadaannya, mencoba membuka diri pada kita melalui forum ini. Seseorang yang “sulit” untuk menemukan jati dirinya ini ingin menunjukkan bahwa dia pun layak berprestasi. Kita akan bersama-sama membuka pandangan kita tentang “banci” melalui diskusi ini. Tidak kurang, pembicara yang dihadirkan adalah orang yang “ahlinya”. Marilah kita menjadi orang yang peduli, yang tidak menutup mata terhadap kaum minoritas seperti Agam.

Acara ini turut mengundang dosen-dosen jurusan Ilmu Komunikasi UMY, wartawan kampus yang ingin meliput, serta teman-teman yang mau ikut peduli dengan keadaan sekitar. Bagi teman-teman yang ingin bergabung, silahkan datang langsung ke acara diskusi “Aku Agam, Bukan Banci”. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi panitia di 085641334246 dan 085341010209. Don’t miss it!!!

KOMAKOM

Diposting oleh VOC On 7:00:00 PM 2 komentar

IKOM RADIO

Diposting oleh VOC On 6:59:00 PM 0 komentar




Ikomradio

adalah radio komunitas yang di resmikan pada tanggal 18 Maret 2007. Yang di pimpin oleh Zein Mufarikh Muktaf, S. IP, alhamdulilah sampai saat ini ikom radio masih eksis untuk menjadi radio yang selalu memberikan informasi seputar kampus UMY dan selalu menyapa Ikomers setiap hari,kecuali hari libur. Selain itu ikom radio juga mempunyai :

Blog : www.ikomumy.multiply.com
Blog : www.radiorumpi.multiply.com
friendster.com : ikomradio@yahoo.com
Email dan facebook: ikomumy@gmail.com .


Visi dan Misi
Menjadi radio komunitas yang bisa eksis di lingkungan UMY dan menjadi tempat para anak muda untuk menuangkan kreatifitasnya.


ACARA-ACARA IKOM RADIO

> 10.00-12.00 KAMPUS KITA
(acara pembuka Ikom. Berisi acara baca koran, headline; talkshow maslah seputar kampus)

> 12.00-13.00 NADA NASYIDA
(sajian lagu-lagu Islami, full, no announcer)

> 13.00-15.00 REHAT SIANG
(Acara yang menyuguhkan tema berbeda tiap harinya, untuk menemani istirahat siang. Senin: Tips; Selasa: Musik; Rabu: Tokoh; Kamis: Indonesiaku; Jum'at: Film; Sabtu: Cinta)

> 15.00-17.00 BURJO-HIBURAN JOGJA SORE- SORE
(Acara santai dengan format announce talk, ngomongin sesuatu yang ringan tapi berisi)
_____________________________________________________________________________________

>>>Home and Family<<<

>>>Broadcaster awards 2009<<<

CIKO

Diposting oleh VOC On 6:58:00 PM 0 komentar


Apa itu CIKO????

Salah satu kegiatan yang digemari mahasiswa/i komunikasi adalah CIKO. Cinema komunikasi atau yang lebih dikenal dengan CIKO adalah sebuah komunitas media belajar audio visual yang dikhususkan untuk mahasiswa/mahasiswi komunitas UMY. CIKO merupakan badan semi otonom dibawah KOMAKOM. Kegiatan yang dilakukan CIKO lebih banyak berhubungan dengan film, pemutaran film, dan mengikuti event dan festival film diberbagai tempat.



Sejarah Berdirinya CIKO

Karena kesamaan tujuan tentang perfilman dan produksi film bahkan sampai diskusi tentang film, akhirnya disepakati untuk mendirikan CIKO yaitu Cinema Komunikasi yang dipelopori oleh Fajar Suryo Nugroho dan Joenalis pada tanggal 29 Januari 2001 atau 15 Dzulqo’idah 1421 H. Bertempat di laboratorium ilmu komunikasi.



Visi dan Misi CIKO

1. Mengajak mahasiswa/I Komunikasi untuk kreatif.
2. Mengetahui sagala teknis dan wacana audio visual secara konseptual
3. Memberikan warna baru pada kegiatan komunikasi audio visual serta aplikasinya.



Struktur Kepengurusan CIKO Period ke-8

Sampai saat ini CIKO masih eksis dikalangan mahasiswa khususnya komunikasi,dan beranggotakan kurang lebih 60 orang yang terdiri dari anggatan 2006, 2007, 2008. Kepengurusan CIKO saat ini terdiri dari :

Ketua : Rio Armando
Wakil ketua : Fadholi kushendarto
Sekretaris : Dewi Mayasari
Bendahara : Evawani Muslicha
Divisi Produksi : Tri Nugroho dan Surya Rahmandany
Divisi Promisi : Yusril Ihza Fahrezi dan Dewi Praditasari
Divisi Inventaris : Rico Delta Yudha

Crew BPH :
Agung Mahendra
Ayu Sekar Hati
Novika
Novita Arisuma
Ichsan Kamil
Sofyan
Chayat Anwar
Febrian Arif
Nabella Arivanti
Yopi Hartanto

Icon VOC

Even Terbaru



YM Admin



pengunjung ke..

free hit counter
VOC counter

Jurnalis


Blog Archive

Banner

VOC Site



Partner






VOC Bercerita

Berita terbaru....(Klik yaa!)

Comment terakhir