About Me

Foto saya
VOC adalah suatu media online. kumpulan tulisan anak - anak Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 kelas A yang mengulas atas tulisan - tulisan mencakup semua realita di kehidupan nyata yang di kemas menjadi sebuah sajian yang menarik.

ngomong sakarepmu

\

Gallery













"Semua Press VOC dalam mencari informasi selalu di bekali identitas yang jelas dan lengkap. selama menjalankan tugas, Anggota VOC tidak di perbolehkan meminta imbalan dalam bentuk apapun(kecuali di kasih..hehe). Dan apabila ada yang mengaku Press VOC dan meminta imbalan/sesuatu, Harap Laporkan kepada Kantor polisi terdekat. Terima kasih
Tampilkan postingan dengan label Kabar kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar kampus. Tampilkan semua postingan

Back The Screen Divisi Entertainment VOC

Diposting oleh VOC On 7:29:00 AM 0 komentar

UMY_VOC - H-3, divisi entertainment VOC sibuk mengadakan persiapan pesta launching blog, 06 Mei 2009. Mulai pengadaan property, yel-yel, dan pembagian tugas.

Ditunjuk langsung dari ketua umum VOC, Agam menghandle konsep yang akan ditampilkan VOC dan menkoordinasi anggota yang lain untuk ikut campur dalam menyukseskan VOC dari segi entertainment. Pengadaan pom-pom ditangan langsung Agam beserta anggota VOC perempuan, pengadaan poster dikerjakan oleh Lala dan Putri., sedangkan yel-yel diputuskan secara bersama oleh semua anggota VOC yang notabenenya anak-anak komunikasi kelas A angkatan 2008.

“ kerja bareng teman-teman kelas A sangat menyenangkan , sekali komando semua anggota melaksanakan tugas dengan baik. Demokrasi dan solidaritas di divisi entertainment VOC, usianya lebih tua dari VOC sendiri. Hubungan antar anggota divisi bersifat lateral, sehingga kita menikmati proses kerjanya. Urusan bagus atau tidak perform kita nanti, itu udah kita pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa. Karena bagi VOC, demokrasi dan solidaritas itu sendiri jauh lebih berharga dari apapun”. Tambah Agam, koordinator entertainment VOC. (Titis Mizan AS)


VOC_UMY. Warga Unires utara kecewa dengan tidak sampainya jaringan connection wireless UMY First. Sudah beberapa hari ini jaringan tersebut tidak sampai ke Unires utara, yang menyebabkan para penghuni gedung tingkat empat tersebut kesulitan untuk mengakses internet untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Bahkan ada diantara anak Unires ini sampai naik ke atas tempat menjemur handuk demi mendapatkan jaringan, tapi hasilnya “lemot bahkan nol besar alias tidak dapat apapun,” kata anak asal Sulawesi salah satu penghuni Unires tersebut. Dengan kejadian ini banyak anak-anak yang mengaku bahwa mereka harus mengeluarkan uang lebih untuk mengakses internet di warnet.

Tapi ada dari beberapa para penghuni gedung tersebut yang tidak berputus asa dan rela berjalan kaki ke kampus demi mendapatkan jaringan UMY First tersebut. Bahkan mereka berinisiatif dengan mengajak teman yang lain untuk ber-hotspot-an bareng di kampus gedung kembar tersebut. Mereka melakukan hal tersebut atas dasar karena mereka ingin menghemat dompet mereka “Mubazirkan, ada fasilitas tapi tidak dimanfaatkan dan uangnya bisa ditabung buat nikah,” sumbar salah seorang dari mereka sambil tertawa.

Dan demi kenyamanan bersama mereka juga melakukan persiapan sebelum memulai aksi mereka tersebut. Sebelum berangkat mereka membawa kabel dengan beberapa saluran listrik. Hal itu mereka lakukan karena mereka ingin ber-hotspot-an bersama tanpa ada diantara mereka yang akan terpisah, karena di sana hanya terdapat beberapa buah saluran listrik sedangkan jumlah mereka lebih dari itu.

Walau dinginnya hembusan angin malam dan hanya duduk lesehan di lantai, tapi mereka mengaku senang karena bisa berkumpul bersama sambil bercanda gurau dengan sesama diantara mereka. Mereka pun berniat akan mengajak teman yang lain agar suasana di sana bertambah ramai dan bisa mempererat tali persahabatan diantara sesama anak penghuni Unires tersebut. Dan harapan mereka terhadap Universitas Muhammadiyah Yogyakarta agar bisa memperbesar lagi skala kekuatan jaringan wireless UMY First seperti dulu kala, agar bisa membantu mereka dan juga segenap mahasiswa yang lain. ( Iyans Febryyan)


UMY_VOC - Banyak masyarakat atau khususnya wali murid dari para calon mahasiswa yang akan berkuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mempertanyakan seberapa besar fungsi dari asrama dan sportarium yang sedang dalam proses pembangunan ini. Apakah itu hanya sekedar untuk menunujukan eksistensi dari kampus itu sendiri, yang memang dikenal sudah memiliki akreditasi yang cukup baik dalam masyarakat, atau murni difungsikan sebagai sarana penunjang dari kampus. Karena banyak kalangan yang merasakan keberatan dari pembangunan ini. Pertama, ini berimbas pada uang gedung para mahasiswa yang terus-menerus meningkat dari tahun ke tahun tanpa adanya peningkatan mutu dan kualitas dari sistem pengajaran yang ada di UMY.

“Ayahku sampai harus menjual sebagian sawahnya untuk bisa menguliahkan aku di sini, tapi baru sedikit ilmu yang saya dapat disini atau bahkan saya merasa belum mendapatkan ilmu sama sekali,” ujar Ridho salah satu mahasiswa UMY jurusan Hubungan Internasional angkatan 2008 yang berhasil saya wawancarai di kantin. Ridho adalah satu dari ribuan mahasiswa yang ada di UMY dengan ekonomi rendah namun memiliki semangat dan antusiasme pendidikan yang tinggi, yang berharap bisa memberikan perubahan yang lebih baik dalam keluarganya nanti. Begitu besar pengorbanan para wali murid hanya untuk dapat menguliahkan anak-anaknya di UMY, namun apa yang para mahasiswa UMY dapatkan? Semua belum sebanding dengan pengorbanan para wali muridnya.

Ironis memang, disaat seseorang ingin benar-benar serius dalam menuntut ilmu harus terganjal hanya oleh masalah dana sumbangan, uang gedung, dan dana lainnya. Seharusnya pihak kampus bisa lebih memikirkan hal itu ketimbang hanya memikirkan kemewahan dan kemegahan gedung semata. Bukankah eksistensi kampus yang sebenarnya diukur dari kualitas para mahasiswanya? Daripada hanya gedungnya saja yang terlihat megah dari luar, namun kualitas mahasiswanya tidak sebanding dengan kualitas gedungnya.

Ini memang bisa dikatakan hanya opini masyarakat saja, karena pada kenyataanya tidak ada yang tahu selain pihak dari kampus itu sendiri. Namun setidaknya dengan besarnya uang gedung yang dibebankan pada tiap mahasiswa, universitas sendiri harus dapat memberikan kualitas dan mutu pendidikan yang setimpal juga. Semoga pembangunan sportarium yang masih sedang berjalan ini, benar-benar bisa memberikan manfaat bagi para mahasiswanya.

“ Aku juga berharap nantinya bangunan ini akan banyak manfaatnya, Mas,” kata salah seorang mahasiswi yang sedang asyik nongkrong di kantin.(Zulmi Azhar Atriansyah)

Parkir Dan Gaji Buta

Diposting oleh VOC On 10:09:00 PM 0 komentar

Makan gaji buta, mungkin kata ini yang dapat kita lontarkan pada kinerja para petugas parkir yang ada di salah satu fakultas di kampus kita ini.

Seperti kita ketahui bersama, sistem parkir di kampus kita ini menggunakan sistem kertas parkir yang ditempelkan pada setiap kendaraan yang memasuki area parkir dan setiap kendaraan yang akan keluar area parkir juga harus menunjukkan kertas parkir yang sudah kita kantongi sebelumnya. Lantas bagaimana jika selama kita berkuliah tidak pernah sekalipun kendaraan kita ditempeli dengan kertas parkir yang dimaksud dan tidak pernah sekalipun menerima sobekan kertas yang seharusnya kita tunjukkan pada petugas parkir disaat kita akan keluar dari area parkir?

Zulmi, salah satu mahasiswa UMY yang mengaku selalu was-was terhadap kondisi dan keselamatan kendaraanya apabila dirinya memarkir kendaraannya di area parkir di salah satu fakultas di UMY. Pasalnya, para petugas parkir di salah satu fakultas ini dinilai tidak bekerja sesuai dengan mekanisme yang ada. Bagaimanapun, seperti yang tertulis di kertas parkir yang kita dapatkan apabila kita memarkir kendaraan kita di fakultas lain, bahwa mahasiswa bertanggung jawab penuh atas keberadaan dan keselamatan kendaraanya masing-masing dan pihak kampus hanya memfasilitasi dengan memberdayakan para petugas parkir sebagai salah satu media pengamanan. Tetapi kenyataanya jika upaya pengamanan dari pihak kampus tidak dijalankan seperti mekanisme yang ada pantaskah kita untuk tidak merasa was-was?

“Yah, kalau begini ya sama aja bohong dong….!!?,” ucap mahasiswa lain yang setuju dengan pendapat Zulmi. (Adityo Nugroho).

UMY Bebas Rokok ??

Diposting oleh VOC On 10:06:00 PM 1 komentar

UMY_VOC - Bebas asap rokok, tulisan yang terpampang jelas dalam spanduk di pintu masuk Kampus UMY hanya sekedar slogan semata, terbukti masih terdapat mahasiswa dan karyawan UMY yang merokok di area kampus.

Menciptakan lingkungan kampus yang sehat adalah salah satu tujuan dari dicanangkannya larangan merokok bagi seluruh mahasiswa dan karyawan UMY. Namun hal tersebut tidak disambut hangat oleh mahasiswa dan karyawan. Bahkan karyawan dan satpam UMY pun yang sudah sepatutnya memberi teladan bagi mahasiswa masih saja melakukan pelanggaran. Pelanggaran akan terus terjadi karena tidak ada sanksi yang tegas terhadap pelaku pelanggaran tersebut. Hal ini perlu diperhatikan oleh para petinggi-petinggi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta agar tidak hanya mencanangkan slogan akan tetapi harus disertai pula dengan sanksinya.

“Selama tidak ada sanksi yang pasti buat yang melanggar, asap rokok akan terus ada. Selama ini sanksi yang diberikan hanya sebatas teguran dari satpam selanjutnya nothing,” Ujar RP salah satu mahasiswa Fakultas ISIPOL UMY. (R. Putri Wahyu)

Aku Agam, Bukan Banci!

Diposting oleh VOC On 6:53:00 PM 6 komentar

VOC_UMY. Pada hari Rabu, 29 April 2009 jam 12.30, VOC (Voice Of Communication) akan menyelenggarakan diskusi publik yang mengangkat masalah sosial bertemakan “Aku Agam, Bukan Banci” di gedung Fisipol lantai 1 ruang E.1.7 atau Ruang Multimedia . Tema ini diangkat dari sebuah tulisan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY 2008 yang termuat di blog VOC, yang beralamatkan di www.umy-voc.blogspot.com. Acara ini gratis dan tidak ada biaya apapun. Pembicara yang dihadirkan adalah Bpk. Suprapto, SU yang merupakan seorang sosiolog, dan dr. Sagiran, Sp.B,M.Kes.

Acara pertama yang diadakan oleh VOC alias Kelas A ini merupakan diskusi yang mengangkat masalah sosial yang saat ini sangat marak terjadi. “Banci, gay, homo seks” rupanya telah berpolarisasi menjadi sebuah gaya hidup. Salahkah? Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, mereka tentu berhak hidup. Dan tanpa perlu menutup mata, rasanya kita pun harus mengakui bahwa “mereka” memang ada di antara kita. Kadang cemo’ohan, ejekan, cacian menerpa mereka. Tapi pernahkah kita berpikir apa yang terjadi “behind the screen” mereka? Mereka pasti punya latar belakang yang membuat mereka seperti itu. Pernahkah kita mencoba untuk peduli? Sebagai mahasiswa yang katanya “kritis dan membela rakyat” harusnya kita ikut peduli dengan mereka.

Agam, seorang “transeksual” yang mencoba untuk menunjukkan jati dirinya, serta berjuang untuk dirasakan keberadaannya, mencoba membuka diri pada kita melalui forum ini. Seseorang yang “sulit” untuk menemukan jati dirinya ini ingin menunjukkan bahwa dia pun layak berprestasi. Kita akan bersama-sama membuka pandangan kita tentang “banci” melalui diskusi ini. Tidak kurang, pembicara yang dihadirkan adalah orang yang “ahlinya”. Marilah kita menjadi orang yang peduli, yang tidak menutup mata terhadap kaum minoritas seperti Agam.

Acara ini turut mengundang dosen-dosen jurusan Ilmu Komunikasi UMY, wartawan kampus yang ingin meliput, serta teman-teman yang mau ikut peduli dengan keadaan sekitar. Bagi teman-teman yang ingin bergabung, silahkan datang langsung ke acara diskusi “Aku Agam, Bukan Banci”. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi panitia di 085641334246 dan 085341010209. Don’t miss it!!!

Broadcaster award 2009

Diposting oleh VOC On 12:50:00 PM 0 komentar


Sekretariat : IKOM Radio 107,7 FM
Kampus Terpadu UMY
Lt 2 Gedung Ki Bagus Hadikusumo
Jl Lingkar Barat, Tamantirto, Kasihan, Bantul, 55183
Telp 0274-9125697
Email : ikomumy@gmail.com





Yogyakarta adalah salah satu kota yang memiliki potensi tinggi dalam banyak hal, salah satunya adalah seni dan budaya. Beraneka ragam budaya yang ada di dalamnya, membuat kota Yogyakarta semakin menjadi berwarna-warni. Semakin banyaknya masyarakat yang mempunyai skill dan talent yang semakin berkembang. Diantaranya yang paling diminati dan banyak dilirik oleh banyak kalangan adalah dunia Broadcasting. Dalam beberapa tahun belakangan ini, stasiun TV dan Radio semakin banyak bermunculan, baik dalam skala local maupun nasional. Seiring dengan perkembangan tersebut, semakin banyak pula lapangan pekerjaan di bidang broadcasting khususnya di bidang penyiaran, baik sebagai penyiar radio maupun sebagai presenter TV.

Dengan dasar pemikiran inilah, kami sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang peduli dengan teman – teman pelajar yang masih duduk di bangku SLTA / SMK yang berkeinginan dan mempunyai cita – cita untuk menjadi seorang Broadcaster handal, maka kami mengadakan suatu kompetisi yang nantinya akan mengasah minat, bakat dan kemampuan dalam bidang kepenyiaran.

Kesemuanya ini kami kemas dalam “ Broadcaster Award 2009, SLTA/ SMK se-DIY “ . Kami akan mengajak teman – teman pelajar dari SLTA / SMK untuk menjelajah lebih jauh tentang dunia broadcast. Dalam pelaksanaannya, para peserta nantinya akan diberikan bekal berupa workshop tentang dunia broadcasting baik Radio maupun TV. Kompetisi ini bertujuan agar ke depannya nanti, para peserta akan memiliki suatu pegangan dan ketrampilan yang telah diasah mulai sejak dini dan akan menjadi bekal kelak di kemudian hari.(KERLI ROSA)






SUSUNAN ACARA
WAKTU : 23 – 25 Mei 2009
Sabtu – Senin


H-2
• 10.00 – 12.00 Technical meeting ( penjelasan dan aturan lomba )
• 12.00 – 13.00 Sesi Tanya Jawab
• 13.00 – 14.00 Pembagian Nomer peserta ( lotre )
• 14.00 Closing

Hari 1
• 08.00 – 08.45 Heregistrasi + Snack + Merchandt
• 08.45 – 09.00 Opening Speech
• 09.00 – 09.05 Pembagian ruang eksekusi
• 09.05 – 12.00 Pelaksanaan Lomba sesi 1 + Doorprize
- Untuk TV durasi max. 15 menit
- Untuk Radio durasi max. 10 menit
• 12.00 – 12.30 ISHOMA
• 12.30 – 13.00 Preparing
• 13.00 – 16.00 Pelaksanaan Lomba sesi 2 + Doorprize
• 16.00 – 16.30 Pengumuman Finalis
• 16.30 Closing

Hari 2 ( Pembekalan Finalis )
• 08.00 – 08.45 Heregristrasi + Note
• 08.45 – 09.00 Preparing
• 09.00 – 11.00 Pembekalan / Workshop
• 11.00 – 13.00 Pelatihan Eksekusi acara + sesi Tanya jawab
• 13.00 – 14.00 Pembagian Materi Finalis + Tanya jawab
• 14.00 Closing

Hari 3 ( Babak Final )
• 08.00 – 08.45 Heregistrasi + snack
• 08.45 – 09.00 Preparing
• 09.00 – 10.00 Beauty Class by John Shaleh
• 10.00 – 13.00 Pelaksanaan lomba + Doorprize
• 13.00 – 13.30 ISHOMA
• 13.30 – 14.30 Entertaint by CRP + Tripping Junkie + Doorprize
• 14.30 – 14.45 Closing Speech + say thanks
• 14.45 – 15.00 Preparing + Doorprize
• 15.00 – 15.30 Pengumuman pemenang + penyerahan hadiah
• 15.30 The End



A. PELAKSANAAN
Acara ini diselenggarakan pada :
Hari/tangal : 23-25 Mei 2009
Tempat : Lab TV dan Lab Radio JIK UMY
Waktu : 08.00-15.30 WIB

KEPANITIAAN

Penanggung Jawab
• Tomtom Su.H.E.R.I

SC
• Zein Muffarih, S.IP

Ketua Panitia
• Permana

Sekretaris
• Vee

Bendahara
• Fikra

Sie. Acara ( SiA - SiA )
• Intan
• PS
• Vira

Sie. Humas ( SiMas )
• Artha

Sie. Publikasi & Promosi ( SiBukSih )
• Anti
• Kiki
• Shinta
• Farid
• Ian
• Charlie/Kerli Rosa
• Ella
• Mita
• Rahmat/mpok minah
• Anom

Sie. Perkap & Aman ( PreMan )
• Ayat
• Manggo
• Budhi
• Zein
• Ibnu
• Aad

Sie. Dokumentasi ( DosKi )
• Uki
• Teddi
• Adit Lab

Sie. Konsumsi ( SiKon )
• Suci
• Lia
• heri
• Nissa
• Wulan

Lomba Roket Tingkat SMA

Diposting oleh VOC On 1:52:00 PM 1 komentar

UMY_VOC - Sabtu 28 Maret 2009, Fakultas Tekhnik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan Lomba Roket Air dalam rangka memeriahkan Milad UMY ke-28. Lomba Roket ini dihadiri lebih dari seratus siswa - siswi SMA sederajat se-Yogyakarta. "Totalnya ada 22 tim dari SMA se-Yogya mas" Ujar salah seorang panitia lomba.

Untuk kriteria pemenang, panitia memutuskan bahwa pemengan lomba adalah roket yang terbangnya paling jauh. Setiap peserta lomba masing - masing diberikan kesempatan 3 kali untuk meluncurkan roketnya. selain masalah jarak, Panitia juga memperhitungkan masalah kekompakan tim dan kreativitas dari peserta.

Berbagai persiapan dilakukan oleh para peserta lomba. Ada yang hanya membawa roket sederhana beserta peluncurnya dengan pompa angin, tetapi tidak sedikit yang membawa berbagai peralatan variasi tambahan seperti Pengukur arah angin, teropong, dll. "Ini baru pertama kali saya ikut lomba roket air" Kata peserta dari SMA Muhammadiyah 3. Dia juga menambahkan bahwa dia melakukan latihan secara rutin setiap hari bersama teman satu timnya. "Sampai - sampai kami tidak ikut MID semester untuk latihan" Sambung temannya

Lomba Roket Air dari Fakultas Tekhnik Mesin UMY yang pertama kali ini dimenangkan oleh MAN 1 Yogyakarta dengan jarak meluncur sejauh 120,40 Meter. Menurut ketua Tim dari MAN 1 Yogyakarta, Arnold Syahputra, Ini merupakan rekor terjauh mereka. "Sebelumnya ketika latihan kami hanya mampu mencapai jarak 80an meter, ini rekor terjauh kami" Kata Arnold. Dia juga menambahkan bahwa semua tim dari MAN 1 baru kelas 1. "Kami semua satu kelas mas" Kata dia sebelum dipanggil teman - temanya untuk merayakan kemenangan. (M.Firdaus)




Foto Lainnya:




UMY disesaki para pria - pria berseragam

Diposting oleh VOC On 8:49:00 PM 0 komentar

UMY_VOC - Berseragam loreng hijau, mereka bergelombol disebuah kios yang kebetulan tutup sambil menatap selidik kejalanan disekitarnya. Wajah para tentara itu seolah mengatakan ”awas, jangan berani macam-macam.”

Langit Yogyakarta yang biasanya panas hari senin (23\03) lalu justru terlihat mendung. Udara menjadi sejuk pagi itu saat saya mengantarkan seorang teman ke pasar tradisional dekat kampus UMY. Sepanjang perjalanan acara puncak milad UMY belum terlihat pagi itu. Hanya gerbang selatan dan utara kampus yang biasa digunakan mahasiswa terkunci rapih. Kami lihat beberapa mahasiswa berusaha menerobos celah seukuran badan di samping gerbang untuk masuk kedalam. Jalan ring road yang kami lewati rapih dari pada sebelumnya tapi, ada dua polisi lalu lintas yang sedang sibuk beroperasi di dua titik jalan itu. Penjagaan ketat demi menyambut wakil presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla terlihat di gerbang utama kampus. Beberapa pria berpakian serba hitam berdiri tegak menghadap kejalanan. Itu mengingatkan saya pada upacra senin pagi saat SD dulu.

Perjalan pulang dari pasar tradisional, saya melihat satu kompi pria berseragam loreng sedang bersiap untuk menempati tempat yang sudah ditentukan. Mereka tampak tidak main-main dengan masalah keselamatan orang nomor 2 di Indonesia tersebut. Mereka disebar ke beberapa titik tempa yang dianggap perlu pengawasan. Ada pula yang ditempatkan dibenteng belakang yang memagari kampus. Sulit dibayangkan pengawalan ketat didalam sana, jika diluar saja tentara disebar dihampir semua sudut kampus. Pemandangan ini tentunya sudah biasa. Dimanapun orang besar berada, disana pasti ada pengawalan. Sudah konsekwensinya orang besar mungkin seperti itu. Yang terekam jelas adalah para pria berseragam loreng hijau itu. Beberapa pria itu terlihat duduk-duduk didepan sebuah kios pulsa yang kebetulan pada hari itu tutup. Hanya mata mereka yang terus-menerus mengawasi jalanan sekitar tanpa bergeming. (Mida Mardhiyyah)

Jusuf Kalla dan Kewirausahaan

Diposting oleh VOC On 11:17:00 AM 0 komentar



UMY_VOC - Pada senin (23/03) Jusuf Kalla, wakil presiden Republik Indonesia menjadi tamu kehormatan dalam puncak acara Milad UMY ke 28. Jusuf Kalla hadir menyampaikan pidato yang bertemakan kewirausahaan. Dalam pidatonya beliau menyampaikan pentingnya kewirausahaan untuk menghadapi krisis ekonomi di Indonesia. Tidak sedikit pula Jusuf kalla memuji kebersihan dan kerapian Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

"Kampus yang sangat indah ini, yang sangat baik. Yang dapat menjadi contoh bagi universitas - universitas swasta dan juga universitas negeri bagaimana mengelola kampus yang baik seperti ini, dan tentu mempunyai mutu akademis yang baik" Ujar pengusaha sukses asal Makasar ini ketika mengawali pidatonya. Para undangan pun riuh bertepuk tangan tak terkecuali para wartawan.

Dalam Pidatonya Capres dari Partai Golkar ini mengatakan bahwa sebagai umat Islam, kewirausahaan merupakan suatu keharusan karena selain menjadi pedoman dan menjadi contoh bagi kita semua. "Para pedagang tidak pernah mencari musuh. Pedoman seorang pedagang ialah seribu kawan belum cukup, satu musuh sudah lebih", tegas JK

Budaya masyarakat Indonesia yang lebih senang menjual bahan mentah kepada pembeli asing adalah salah satu penyebab lambatnya kemajuan ekonomi negara. Jusuf Kalla mengungkapkan "kita hanya menjual kayu ke luar negeri" kemudian beliau menambahkan "jadi ekonomi kita yang kurang adalah kita tidak memperbesar nilai tambah dari sumber daya alam kita."

Menjadi seorang wiraswasta tidak sepenuhnya didapatkan dari bangku kuliah. Ada banyak orang disekitar kita yang menjadi wiraswasta sukses dengan berbekal ijazah SD. Hal itu menjadi tantangan sendiri bagi mahasiswa yang sudah meraih gelar sarjana untuk mengimplementasikan ilmu dari bangku kuliah dan bersaing dengan mereka yang berhasil tanpa pendidikan yang tinggi. Kadar pengalaman dan kemauan pun menjadi faktor penting dalam mempengaruhi keberhasilan wiraswasta.

"Jangan jadi Sarjana dulu baru jadi pengusaha, nanti takut rugi", Kata Jusuf Kalla di akhir Pidatonya. (M. Firdaus)



Berita terkait:
~ Jusuf Kalla disambut orasi
~ JK datang UMY berbenah
~ UMY disesaki pria - pria berseragam

Jusuf Kalla disambut Orasi

Diposting oleh VOC On 11:13:00 AM 0 komentar

UMY_VOC - Senin(23/03) acara puncak Milad UMY dihadiri oleh wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla. Acara Milad UMY ke 28 ini diadakan di lantai dasar masjid KH Ahmad Dahlan UMY yang bertemakan "Pengembangan Jiwa Kewirausahaan sebagai Upaya Menghadapi Tantangan Global" berjalan meriah meskipun tanpa melibatkan seluruh mahasiswa dan dosen UMY.

Jusuf Kalla tiba di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada jam 10:14 WIB atau lebih lama 44 Menit dari waktu yang tertulis diundangan. Kehadiran JK di UMY pun bukan hanya disambut oleh para undangan tetapi juga para aktivis Mahasiswa IKMB - UMY (Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Mereka melakukan orasi tepat di seberang Kampus terpadu UMY sejak pagi pada jam 08.45 WIB. Menurut salah seorang pendemo, tujuan utama mereka melakukan orasi adalah untuk menolak politisi masuk kampus. "Sekarang ini kan lagi rame-nya kampanye terselubung mas" Kata dia ketika ditanya.

Selain menolak politisi masuk kampus, IKMB - UMY juga menyerukan kepada seluruh kekuatan rakyat Indonesia untuk melawan segala bentuk kebohongan dan penindasan demi tegaknya keadilan dan kemakmuran rakyat Indonesia dengan menuntut:
1. Tolak Politisi dan elit Politik (Jusuf Kalla) masuk kampus UMY dan berkampanye didalam kampus.
2. Ciptakan pendidikan ilmiah demokratis dan berpihak pada kerakyatan
3. Tolak presensi 75%
4. Wujudkan pendidikan gratis untuk rakyat Indonesia
5. Berikan kebebasan berekspresi dan berorganisasi
6. Tolak komersialisasi pendidikan
7. Kembali ke Undang - Undang Dasar 1945

"Untuk masalah pengamanan, kami sudah memenuhi standar seorang wakil presiden" Kata Ajun Komisaris Besar Stephen Napiun, Kapolres Bantul. Dia menambahkan ada 3 Ring penjagaan, Ring 3 (Pagar depan UMY dan sekitar) dijaga oleh Polisi, Ring 2 (Bagian dalam UMY) dijaga oleh TNI dan Brimob, Ring 1 (Di bagian dalam dan sekitar masjid) Oleh Paspamres. Pengamanan tidak hanya sampai disitu, semua tamu undangan beserta wartawan diwajibkan melewati metal detector yang dipasang dibagian depan masjid KH. Ahmad Dahlan. "Kalau ada demo, kita tertibkan. karena tidak ada ijin dari saya" Ujar Sang komandan lapangan kepada wartawan VOC ketika ditanya. Tak ayal, Ratusan Polisi langsung membentuk pagar betis ketika melihat ada indikasi demonstrasi dari IKMB - UMY. (Muhammad Firdaus)


Foto lainnya:


JK datang, UMY berbenah

Diposting oleh VOC On 11:08:00 AM 0 komentar

UMY_VOC - Minggu 22 Maret 2008, Puluhan pekerja di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sibuk berbenah untuk persiapan Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak HM Jusuf Kalla dalam rangka Milad Ke-28 UMY. Jusuf Kalla dalam kesempatan tersebut akan menyampaikan pidato dengan tema "Pengembangan Kewirausahaan sebagai Upaya Menghadapi Tantangan Global". Ketika salah seorang Wartawan VOC meliput langsung kegiatan bersih - bersih yang dilakukan UMY, terlihat beberapa karyawan sibuk memotong rumput, menyapu dan merapikan tanaman di taman. Selain bersih - bersih terlihat pula beberapa pekerja yang sibuk memasang tenda beserta poster - poster kecil di sampingnya. "Buat JK besok mas" Kata seorang pekerja ketika ditanya. Rupanya cuaca panas tidak membuat bapak itu menyerah meskipun terlihat tetesan keringat diwajah keriputnya.

Di bagian dalam masjid ternyata tidak kalah sibuk dengan di luar, terlihat puluhan pekerja sibuk menata kursi buat para undangan serta menyiapkan sound untuk orasi ilmiah yang diberikan oleh Jusuf Kalla. Lantai Dasar Mesjid KH Achmad Dahlan dihias bak sebuah ruang pertemuan akbar. Empat buah AC diletakan diantara panggung tempat JK berpidato. Selain itu ruangan pun dipenuhi dengan hiasan bunga-bunga, tak lupa dipasang foto close up sang Wakil Presiden dibagian kanan podium.


Di antara para pekerja ada juga beberapa pria bertubuh tegap dengan pakaian formal hitam - hitam lalu lalang disekitar mesjid. Dengan pandangan tajam mereka terus memperhatikan keadaan sekitar untuk mencari hal - hal yang janggal. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, konon kabarnya para Paspampres (pasukan pengaman presiden)sampai ditugasi untuk menyelam ke dalam kolam samping masjid untuk memastikan sterilisasi di UMY.

"Wah... keren ya, JK sampai bersedia datang ke UMY, tapi ngomong-ngomong, ada unsur kampanye gak nih ? ," Ujar IL, mahasiswi Fisipol UMY 2008 ketika ditanya mengenai kedatangan JK.(Firdaus)


UMY_VOC - 21 Maret 2009 untuk pertama kalinya Milad Fisipol diselenggarakan setelah 28 tahun yang lalu tidak adanya perayaan tersebut. Acara milad tersebut dilaksanakan di Masjid KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lantai dasar. Acara yang dimulai pada jam 09.30 ini dibuka dengan sambutan dari Ibu Suciati M.Si selaku ketua panitia acara dan diakhiri dengan pengguntingan pita sebagai peresmian pameran foto oleh rektor UMY, Ir. HM. Dasron Hamid M.sc.

Rangkaian acara Milad ini antara lain adalah forum mantan dekan dan diisi dengan sambutan - sambutan dari beberapa tokoh besar Kampus dan Fakultas seperti Bpk. Ir. HM Dasron Hamid M.sc dan dekan Fisipol Prof. Dr. H. Tulus Warsito, M.si.

Acara Milad ke 28 tahun yang di bawakan oleh 2 anggota VOC (Voice of Communication) ini, berisi tentang pembacaan laporan perkembangan Fisipol Tahun Akademik 2008 - 2009, yang dijelaskan oleh Wakil Dekan Fisipol UMY, Bpk. Taufiqurrahman, MA. dan dilanjutkan pembacaan pidato Milad Ke-28 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta oleh Drs. Bambang Eka Cahaya Widodo, Msi. yang sekarang aktif menjadi anggota Badan Pengawasan Pemilu dengan tema "Sistem Pemilu dan Upaya Menegakan Sistem Politik yang Demokratis".(Rizky Ardhani)


Berita Lainnya:
~ Uangnya buat masuk UGM
~ MILAD FISIPOL 2008 Perduli Pemilu
~ Kesan Ketua Panitia
~ MC Milad direkrut dari kelas A
~ Milad untuk Evaluasi





Milad Untuk Evaluasi

Diposting oleh VOC On 10:43:00 AM 0 komentar


Acara milad Fisipol (Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik) ke 28 yang dilaksanakan sabtu (21/03) lalu merupakan acara milad pertama yang dirayakan. Prof.DR.H. Tulus Warsito Msi, selaku dekan Fisipol menyatakan “Milad ini diadakan dalam rangka untuk setiap tahun ada tradisi ngaca diri atau evaluasi.” Hal itu terlihat dari rangkaian acara dalam milad tersebut. Rangkaina acara yang diadakan di Masjid KH Ahmad Dahlan lantai dasar tersebut diantaranya adalah laporan tugas satu tahun dari tiap fakultas, forum mantan dekan dan orang terdahulu serta prestasi dosen selama 1 tahun mengajar di Fisipol.

Acara yang sebenarnya terbuka ini tidak dihadiri banyak pihak karena yang diundang hanya pihak dosen dan dekanat. Kendati demikian acara ini mendapat sambutan baik dari rektor dan dosen lainnya. “ kedepannya acara akan dibuat lebih matang lagi” ungkap pak Tulus disela-sela wawancaranya. Fisipol sendiri merupakan salah satu fakultas pertama selain Teknik, Hukum, dan Ekonomi. Selain itu Fisipol adalah fakultas penyumbang dana kampus terbesar kedua oleh karena itu prestasi harus terus ditingkatkan, dan salah satunya dengan evaluasi melalui milad. (Mida mardhiyyah)

MC MILAD FISIPOL DIREKRUT DARI KELAS A

Diposting oleh VOC On 10:41:00 AM 0 komentar


UMY_VOC, 21 Maret 2009 - Kelas A memang pantas mendapat acungan jempol, karena mahasiswa/i nya yang semangat dalam melakukan segala kegiatan. Hal ini terbukti dengan terbentuknya voc yang membuat para mahasiswa/I kelas A cukup di kenal dosen. Karena VOC selalu memburu berita terhangat di UMY terutama komunikasi. Hingga MC milad pun dipilih dari kelas A.

Intan Linggaratri, adalah salah satu mahasiswi yang ditunjuk sebagai mc di acara milad. Mahasiswi kelahiran 19 mei 1987 ini langsung mengembangkan senyumnya ketika salah satu dosen memberitahu bahwa dia akan menjadi MC MILAD FISIPOL. Intan tidak sendirian, namun ditemani oleh Sutin Narto yang akrab dipanggil DJ Arta. Mereka berdua mengaku sangat senang mendapat kesempatan yang langka ini. Sehingga mereka sangat antusias dalam mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran acara tersebut. Mulai dari belajar ucapan, pernafasan, bahkan belajar tidak nervous di depan umum. Selain itu mereka juga menyiapkan kostum yang pas untuk acara yang resmi ini yang akan di hadiri oleh pak rektor dan dekan. Mahasiswa yang aktif dalam segala kegiatan ini sampai –sampai membawa jas dari purworejo agar penampilannya maksimal. Perempuan yang juga aktif di VOC ini juga ga kalah sibuknya dengan DJ Arta dalam memilih kostum yang sesuai.

Segala usaha mereka tidak sia-sia, hal ini dapat dilihat pada acara milad pada tanggal 21 maret 2009. Dengan mengenakan jas hitam dan sepatu fantofel, serta rambut yang diberi sedikit sentuhan gell membuat DJ Arta tampil beda. Dan intan yang dibalut dengan long dress hitam kotak-kotak, kerudung hitam polos dan sedikit bunga yang menempel di kepalanya serta high heels hitam yang dipakainya membuat penampilannya semakin menarik. Sehingga tidak hanya kostum mereka yang kompak, penampilan merekapun juga kompak dan bagus saat membawakan acara. (Triska April Melia)

Milad Fisipol ke-28 UMY Peduli Pemilu

Diposting oleh VOC On 10:35:00 AM 0 komentar


VOC UMY- Sabtu, 21 Maret 2009 adalah momemtun yang akan menjadi sejarah bagi Fisipol UMY, karena telah diselenggarakan acara Milad Fisipol pertama yang dilakukan setelah hampir tiga dekade belum pernah diselenggarakan. Acara yang dipelopori oleh sebagian besar dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini berlangsung cukup sukses. Acara ini dimulai pada pukul 09.30 sampai pukul 12.00 WIB di lantai dasar masjid UMY. Selain dihadiri oleh undangan, dosen-dosen Fisipol UMY, serta para petinggi kampus (rektor, dekan, wadek,dll), ternyata acara ini juga dihadiri oleh partisipan lomba yaitu siswa-siswi SMA se-DIY, serta beberapa wartawan kampus.

Acara ini diawali dengan dimainkannya dua buah lagu dari anak-anak UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) UMY sebagai pengisi acara hiburan. Dua buah lagu religi serta pemutaran profile Fakultas mengawali acara ceremonial ini. Setelah MC (Master of Ceremony) membuka acara, memberi ucapan selamat datang kepada para tamu undangan, kemudian terdengarlah pembacaan Kalam Illahi dengan sangat merdu dan menentramkan hati oleh Bpk. Jumari. Kemudian berlanjut dengan acara sambutan oleh Ketua Panitia Milad ke-28 Fisipol UMY, Ibu Suciati, S.sos, MSi, kemudian sambutan Dekan Fisipol UMY, yaitu Bpk. Prof. DR. H. Tulus Warsito, MSi yang disusul pembacaan laporan perkembangan fakultas oleh Wadek (Wakil Dekan-red) Bpk. Taufiqurrahman, MA.

Selanjutnya adalah sambutan dari Rektor UMY, Bpk. Ir. H. M. Dasron Hamid, MSc. Acara selanjutnya cukup menarik, yaitu cerita singkat yang dituturkan oleh Bpk. Alfian selaku dekan kedua Fisipol UMY. Acara puncak adalah pidato milad yang disampaikan oleh Bpk. Drs. Bambang Eka Cahya Widodo, MSi, dosen Ilmu Pemerintahan Fisipol UMY yang sekarang aktif sebagai anggota Bawaslu (badan Pengawas Pemilu-red), mengenai “sistem pemilu dan upaya menegakkan sistem politik yang demokratis”. Beliau berpidato seputar pemilu dan sistem politik Di Indonesia dengan menarik dan aspiratif. Acara kemudian ditutup dengan hiburan, dilanjutkan pemotongan pita sebagai pembukaan acara pameran fotografi, dimana foto-foto tersebut adalah hasil karya peserta lomba fotografi yang merupakan acara pendamping pada milad ini. Pemotongan pita dilakukan oleh Bpk. Dasron selaku rektor UMY.

Dosen-dosen serta panitia yang terlibat didalamnya (termasuk MC yang dicomot dari kelas A-red) patut berbangga dengan diadakannya acara ini. Selain milad pertama yang dilakukan, acara ini juga berjalan cukup lancar. Semua perencanaan, dekorasi, hingga konsumsi cukup baik dan relatif memuaskan.

“Semoga mulai sekarang tiap tahun akan terus diadakan milad seperti ini untuk Fisipol UMY, karena pasti semakin tahun penataannya akan semakin baik, dosen-dosen juga akan makin kompak. Kali aja beberapa tahun lagi bisa mendatangkan presiden buat jadi pembicara… kan UMY jadi ngetop gitulooooh….” ungkap IL dengan spontan setelah ditanya mengenai tanggapannya tentang acara ini. (Intan Linggaratri)

Kesan ketua pantita

Diposting oleh VOC On 10:31:00 AM 3 komentar


UMY_VOC - Suciati M.Si, sebagai ketua panitia pelaksana MILAD FISIPOL UMY yang pertama kali diadakan, merasa sangat bangga atas hasil kerja keras bersama panitia lainnya dalam menyelenggarakan acara ini. Walaupun acara tersebut baru pertama kali diselenggarakan, harapan yang diinginkan oleh beliau sudah terwujud yaitu tercipta keakraban dan andardenik (rasa saling memiliki) dengan Fakultas ISIPOL yang terdiri dari tiga jurusan yakni IK, IP dan HI bisa dipersatukan.

Dalam kegiatan ini dana sebesar Rp. 10.000.000 diberikan dari fakultas dan sumbangan dari Jurusan IP sebesar RP. 750 ribu atas syukuran atas akreditasi A yang diperoleh. Bu Suci sapaan sehari - hari mengakui juga bahwa masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara ini seperti ada beberapa undangan terlewatkan , belum ada perencanaan sehingga anggaran belum tersusun dengan baik untuk kegiatan ini, namun beliau serta panitia pelakasanaan lainya berjuang mati-matian untuk menyukseskan acara ini, dan alhamdulilah berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan.

Untuk panitia pelaksana MILAD FISIPOL UMY tahun ini di berikan tanggung jawab sepenuhnya terhadap Jurusan Ilmu Komunikasi., meskipun demikian jurusan IP dan Hi juga ikut bekerja sama kegiatan ini karena merupakan kegiatan fakultas ISIPOL, tapi nyatanya????? "mungkin kesibukan ya! mungkin juga karena kami di tunjuk sebagai ketua jadi kami harus mati-matian agar acara ini sukses, kami menyadrai juga dengan kesibukan dari teman-teman tersebut" namun tak lepas dari itu beliau juga mempunyai kesan sendiri terhadap kinerja panitia dari luar Jurusan Ilmu Komunikasi seperti dosen-dosen jurusan HI tidak menampakan diri dalam acara tersebut.

Terselip kesan dalam hati beliau atas acara ini " saya sangat menyayangkan kepada teman-teman dosen yang tidak hadir , dan tidak izin, saya tidak tahu kenapa? ada apa? dan dimana mereka? karena bagaimanapun acara ini merupakam acara falkultas, mereka tidak hadir untuk ikut memeriahkan, karena panitia sudah setengah mati dan saya dengan dana sebersar itu mereka tidak menyambutnya dengan baik" ujar beliau dengan sedikit kekecewaan akan hal tersebut. ( 21/03/09)...... ( Muh Saktipan)

"Uangnya buat masuk UGM..."

Diposting oleh VOC On 10:20:00 AM 0 komentar

UMY_VOC - Dalam Rangka memeriahkan Milad ke-28 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fisipol UMY menyelenggarakan lomba Fotografi tingkat SLTA se-Yogyakarta pada hari Senin, 16 Maret 2008 mulai Jam 10.00 - 12.00 WIB di Laboratorium Ilmu Komunikasi UMY. Lomba dengan Tema "Memperingati Hari Bumi Sedunia" ini sangat menarik antusias siswa SMA se-Jogjakarta. Hal ini terbukti dengan Membludaknya peserta mencapai 65 peserta dengan sekitar 158 buah karya.


"Juara 1 dalam lomba ini akan mendapatkan uang Rp.750.000, Juara 2 Rp. 500.000 dan Juara 3 Rp. 250.000" Ujar Zuhdan Aziz, Dosen Creativ Thingking UMY ini. "Kami menyadari kecil memang hadianya, Tetapi untungnya partisipasi dari peserta cukup besar. Ternyata banyak juga yang ikut walaupun hadiahnya kecil." Tambahnya lagi.

Menurut Pak Zuhdan ada berbagai macam kendala dihadapi panitia dalam lomba fotografi ini. Misalnya seperti kurangnya dana karena tidak adanya sponsor. Selain itu juga pengunduran acara Milad itu sendiri. Namun meskipun demikian, tidak sedikit siswa SMA yang bersedia menghadiri pembagian hadiah pada tanggal 21 Maret 2009 di lantai dasar mesjid Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Lomba foto ini dimenakangkan oleh Gusta Rangga dari SMAN 1 Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Pria Tinggi ini mengatakan bahwa dirinya sedikit berminat dengan fotografi karena keturunan seorang fotografer. "Ayah saya kerja di studio foto di Wates dan kebetulan di rumah ada kamera, jadi saya gunakan untuk mengikuti lomba ini" tegasnya. Dia juga menceritakan bahwa dulu pernah memenangkan lomba fotografi di Sekolah, karena itu dia termotivasi kembali untuk mengikuti lomba yang serupa.

Foto pemenang dengan Judul 'seribu untuk satu' ini menceritakan tentang keadaan di makam (Kuburan), Dimana Ada sebuah pohon besar yang menaungi beberapa kuburan disekitarnya. Uang sebesar Rp. 750.000 pun siap diboyong ke rumah. "Buat daftar masuk Komunikasi UGM mas" ujar Rangga dengan bahagia ketika ditanya digunakan buat apa uang tersebut. (Muhammad Firdaus)


Gallery:

VOC_UMY - Inilah yang terjadi ketika kelompok besar I kelas A Jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta angkatan 2008 bertandang ke Prambors Radio. Suasana ramai, riang gembira, dan penuh senyum dimana-mana meskipun sore itu panas bangeeeeet….Media visit ini dilaksanakan sebagai tugas salah satu mata kuliah wajib, yaitu mata kuliah Komunikasi Massa yang diampu Mbak Firly. Mbak Raynata, Program Director Radio Prambors sangat antusias menyambut kedatangan mereka. Dengan mengenakan jas almamater merah kebangsaan UMY, mereka mendengarkan presentasi dari Mbak Raynata yang berlangsung kurang lebih 90 menit. Media visit berlangsung santai, seru, dan merekapun mendapat banyak pengalaman dari cerita Mbak Raynata yang panjang sekaligus lebar. Dari cerita tentang company profile sampai pengalaman pribadi diungkapkan dengan antusias oleh PD Prambors yang masih terdaftar sebagai mahasiswi UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) tersebut.

Foto di atas adalah bukti kekompakan dan kenarsisan mereka, Anak Komunikasi UMY 2008 yang merangkap anggota VOC (Voice Of Communication). Sebagai kenang-kenangan, terlihat salah seorang mahasiswa media visit tersebut memeluk tiang listriknya. Kelas A….. Sekali Narsissss,,, teteeeeep Narsisssss….. (Intan Linggaratri).

UMY_VOC - Sabtu, 14 Maret 2008 rombongan UMY yang di pimpin langusung oleh Kepala Jurusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fajar Iqbal, S.sos., M.Si melakukan pelatihan videography di SMA Muhammadiyah 1 Cilacap. Acara ini diikuti 7 sekolah menengah negri dan swasta. 'Sebagai seorang pengajar, kita harus melakukan pengabdian kepada negara sebagai wujud meningkatkan pendidikan di Indonesia' Ujar Pak Iqbal, begitu biasanya beliau di panggil. Acara yang berlangsung 2 hari dan di gawangi oleh 5 dosen Fisipol UMY ini berlangsung sangat seru dan atraktif. Para siswa peserta workshop mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias tinggi.

"Saya bangga karena kampus saya, UMY rupanya begitu perduli dengan pendidikan di Indonesia. Khususnya di bidang Videography dengan di adakannya workshop Ini" Ujar IL, mahasiswi yang masih aktif terdaptar di jurusan Ilmu komunikasi UMY. Workshop Videography yang diadakan di SMA Muhammadiyah 1 Cilacap ini merupakan sebuah workshop videography pertama yang dilakukan oleh universitas sebagai wujud kontribusi universitas di Indonesia. Selain para dosen, acara ini juga melibatkan beberapa mahasiswa yang berkompoten di bidang videography serta wartawan kampus yang bertugas meliput berita selama kegiatan berlangsung. Hal ini mencerminkan apresiasi UMY terhadap potensi para mahasiswanya.

Salah seorang peserta mengaku senang dengan pelatihan videography yang diadakan oleh UMY. "Terima kasih UMY, karena telah melangsungkan Workshop Videography yang telah lama saya idamkan" Ujar Eva salah seorang Siswi cantik dari SMA Negri 3 Cilacap.(Firdaus)

Icon VOC

Even Terbaru



YM Admin



pengunjung ke..

free hit counter
VOC counter

Jurnalis


Blog Archive

Banner

VOC Site



Partner






VOC Bercerita

Berita terbaru....(Klik yaa!)

Comment terakhir