About Me

Foto saya
VOC adalah suatu media online. kumpulan tulisan anak - anak Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 kelas A yang mengulas atas tulisan - tulisan mencakup semua realita di kehidupan nyata yang di kemas menjadi sebuah sajian yang menarik.

ngomong sakarepmu

\

Gallery













"Semua Press VOC dalam mencari informasi selalu di bekali identitas yang jelas dan lengkap. selama menjalankan tugas, Anggota VOC tidak di perbolehkan meminta imbalan dalam bentuk apapun(kecuali di kasih..hehe). Dan apabila ada yang mengaku Press VOC dan meminta imbalan/sesuatu, Harap Laporkan kepada Kantor polisi terdekat. Terima kasih

INDONESIA KAYA, RAKYAT MENDERITA

Diposting oleh VOC On 6:00:00 PM

Ketertindasan, kemiskinan, dikuasai dan dibodohi itulah nasib bangsa kita, namun rakyat tak pernah menyadarinya. Pada dekade pasca Perang Dunia kedua yang ditandai dengan kemenangan negara negara blok Barat (Amerika), dan negara negara blok Timur (Eropa) yang memberikan dampak sebuah lanjutan proses integrasi dan pemusatan ekonomi secara sistematik yang termanifestasikan dalam sebuah sistem yang disebut Bretton Woods. Hasil pertemuan Bretton Woods yaitu keinginan untuk menyatukan seluruh aktivitas ekonomi negara negara di bumi ini, untuk mempercepat proses globalisasi ekonomi maka diperlukan pembangunan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Campur tangan pemerintah dianggap sebagai tindakan inefisien. Semangat globalisasi meluas diseluruh negara negara di dunia tidak terkecuali di Indonesia. Secara historis proses ini dimulai melalui Penanaman Modal Asing (PMA), yang mengasumsi bahwa Pemerintah Orde Baru ingin membuktikan mekanisme investasi, dan berkelanjutan dengan ketentuan pokok pertambangan yang kemudian dinikmati pertama kali oleh PT Freeport dengan diserahkannya 1,2 juta hektar tanah di Papua kepada Freeport MCMoran dan Rio Tinto oleh Rezim Orde Baru.
Hal itulah yang kemudian menjadi awal dari meluasnya kehancuran yang diakibatkan oleh eksploitasi sumber agrarian yang menghasikan kerusakan lingkungan yang sangat parah dan dilakukan oleh perusahaan multinasional yang bernama Freeport dan diijinkan oleh pemerintahan Indonesia melalui aparat aparat keamanan Indonesia yang biadab. Awal tahun 1971 sebuah kesepakatan dibuat untuk membagi bagi mineral Indonesia kepada perusahaan asing. (Ninda nurpalah, 20080530022)

0 Response to "INDONESIA KAYA, RAKYAT MENDERITA"

Posting Komentar

Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.

Icon VOC

Even Terbaru



YM Admin



pengunjung ke..

free hit counter
VOC counter

Jurnalis


Blog Archive

Banner

VOC Site



Partner






VOC Bercerita

Berita terbaru....(Klik yaa!)

Comment terakhir