About Me

Foto saya
VOC adalah suatu media online. kumpulan tulisan anak - anak Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 kelas A yang mengulas atas tulisan - tulisan mencakup semua realita di kehidupan nyata yang di kemas menjadi sebuah sajian yang menarik.

ngomong sakarepmu

\

Gallery













"Semua Press VOC dalam mencari informasi selalu di bekali identitas yang jelas dan lengkap. selama menjalankan tugas, Anggota VOC tidak di perbolehkan meminta imbalan dalam bentuk apapun(kecuali di kasih..hehe). Dan apabila ada yang mengaku Press VOC dan meminta imbalan/sesuatu, Harap Laporkan kepada Kantor polisi terdekat. Terima kasih

Intan Linggaratri (20080530007)

Diposting oleh VOC On 1:30:00 PM

Cukup menyenangkan berbincang dengan mahasiswi asal Purworejo yang satu ini. Karakternya terbuka, agak sedikit cerewet, dan tidak sulit untuk diajak ngobrol alias “langsung nyambung”. Sedikit banyak, TA (nama disamarkan) menceritakan teman dekatnya yang bernama IL. Mereka berdua bertemu secara kebetulan di acara Mataf (Masa Ta’aruf) Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. “Aku ketemu IL di hari pertama Mataf, lucu deh.. IL tuh berangkat paling awal dan kita langsung saling tanya-tanya soal identitas kayak nama, asal daerah, sampe perlengkapan Mataf hari itu karena takut ada yang kelupaan”, ceritanya panjang. Sama-sama merasa sendirian di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang masih sangat asing bagi mereka, rupanya membuat mereka saling merasa membutuhkan. “Waktu itu, di kelompokku ceweknya cuma dia, jadi ya aku ngobrol-ngobrol sama dia doang” tambahnya singkat.

Semakin lama ternyata hubungan mereka semakin dekat. Mereka rupanya menjadi teman satu kelas di jurusan yang sama, Ilmu Komunikasi FISIPOL UMY. “Aku sama IL ternyata sekelas, trus kos kita juga ternyata deket banget, jadi kita sering janjian main bareng, berangkat kuliah bareng, sampe ngerjain tugas juga bareng”, ucapnya dengan sedikit mengingat masa lalu. Dia juga menambahkan, “Makin lama kita makin deket, kita mulai curhat-curhatan… Masalah cowok, temen-temen di kos, masalah keuangan, bahkan kita berdua sering utang-utangan kalo ga ada duit…Ha…Ha…Ha…”.

Rupanya semakin sering mereka bersama, membicarakan banyak hal, bahkan membicarakan masalah-masalah pribadi, membuat hati mereka juga semakin dekat. Meskipun kadang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing yang berbeda, dua sahabat yang mulai dekat pada pertengahan semester awal ini masih menyempatkan waktu untuk sharing. TA juga menambahkan bahwa meskipun mereka baru berteman kurang lebih enam bulan, dia ingin persahabatannya dengan IL akan dapat langgeng sampai mereka tua nanti.

Intan Linggaratri


•Breadth
Breadth adalah jumlah topik yang kita bahas dengan orang lain. Semakin jauh perbedaan kelas sosial kita dengan orang lain, maka akan makin sedikit topik yang dapat kita bahas dengan orang tersebut. Sebaliknya, semakin dekat kelas sosial dengan seseorang, maka makin banyak topik yang dapat kita bahas dengan orang tersebut.

Sebagai contoh: Seorang tukang becak, akan mudah berbincang dengan orang yang sama-sama tukang becak, daripada berbincang dengan seorang pejabat. Sesama tukang becak, topik yang mereka bicarakan akan lebih banyak. Mereka bias membicarakan tentang penumpangnya, penghasilannya dalam hari itu, bahkan masalah dengan keuangan sekolah anak pun bias mereka bicarakan. Bila dengan seorang pejabat, mungkin yang terjadi hanya pembicaraan seputar hal-hal umum, seperti seputar tempat mereka bertemu (misalnya ketika tukang becak dan pejabat bertemu di sebuah Bank, maka pembicaraan dapat diprediksi hanya seputar Bank tersebut).
Breadth yang dilakukan oleh TA dengan temannya IL berawal dari hal yang sempit menjadi hal yang luas. Pada awalnya mereka hanya berkenalan dan membicarakan hal-hal umum yang mereka alami pada saat itu (dalam hal ini Mataf). Mereka membicarakan identitas, perlengkapan mataf, dan pada saat itupun mereka ngobrol karena merasa sama-sama sendirian di UMY yang masih asing bagi mereka. Rupanya karena satu kelas, kos berdekatan, maka intensitas mereka bertemu dan ngobrol pun semakin tinggi, apalagi mereka ternyata “cocok” satu sama lain. Pembicaraan dengan topik yang umum pun akhirnya berkembang ke topik yang lebih pribadi. Mereka mulai berbagi cerita tentang masalah, kegembiraan, dan kesedihan masing-masing. Topik yang mereka bahas pun semakin banyak.

•Depth
Depth adalah seberapa dalam komunikasi kita dengan orang lain. Semakin dekat seseorang dengan orang lain, maka hal yang dibicarakan akan semakin banyak. Hal ini juga berarti bahwa semakin dalam perbincangan mereka, akan semakin dekat pula mereka dengan sisi pribadi lawan bicaranya.
Depth dari komunikasi yang terjadi antara TA dengan IL jelas semakin dalam. Hal ini terlihat dari topik bahasan mereka yang sifatnya lebih pribadi. Pada awal perkenalan, mereka membahas hal-hal umum dari diri mereka masing-masing. Namun makin lama, percakapan yang terjadi antara mereka lebih bersifat pribadi, seperti membicarakan tentang masalah-masalah yang mereka alami, dimana percakapan ini tidak akan terjadi pada dua orang yang masih asing satu sama lain.

0 Response to "Intan Linggaratri (20080530007)"

Posting Komentar

Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.

Icon VOC

Even Terbaru



YM Admin



pengunjung ke..

free hit counter
VOC counter

Jurnalis


Blog Archive

Banner

VOC Site



Partner






VOC Bercerita

Berita terbaru....(Klik yaa!)

Comment terakhir