MEMBUAT PENELITIAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI
(Studi Pustaka Atas Karya-karya Skripsi KAP di UMY)
Dibuat oleh
Fely helda {20080530038},
YUSUF RENDI {20080530002},
Wahyu trigiyatna {20080530006}
Pengantar
Seorang yang mempunyai gangguan jiwa harus dirawat dengan baik serta membutuhkan kesabaran yang ekstra. Seorang perawat yang merawat orang yang memiliki gangguan jiwa harus menciptakan suasana mengasuh dan menolong guna mempercepat kesembuhan pasien yang terkena gangguan jiwa tersebut.
Latar Belakang Masalah
Merupakan bagian dari proposal yang menerangkan tentang “Komunikasi Terapeutik Antara Perawat Dengan Pasien Sakit Jiwa di RS. Grhasia Jogja”. Manusia tentunya mempunyai batasan-batasan emosi yang masih bisa di terimanya, terlalu besar tekanan dapat mengakibatkan tekanan batin yang membuatnya menjadi gila, karena tidak bisa menanggung beban mental yang diterimanya.
Manusia adalah makhluk sosial yang bergantung pada yang lain untuk berinteraksi dengan yang lain. Tekanan dalam keluarga maupun masyarakat yang mengganggu jiwanya, itu disebabkan karena kebencian, sakit hati dengan omongan omongan orang lain dan akibatnya terkena gangguan jiwa. Seorang perawat yang merawat pasien yang terkena gangguan jiwa harus memiliki kesabaran yang ekstra serta harus menciptakan suasana mengasuh guna mempermudah kesembuhan pasien yaitu pendekaya asuhan, perawatan yang bersifat ekspresif,emosional dan penolong. komunikasi yang diterapkan mengutamakan konsep pertemanan dengan menghindari kekekuan dan sikap formalitasyang menjadi hambatan dalam berkomunikasi, Hal ini sebagaimana yang terdapat dalam skripsi, Hariani (2007 : 10)
Rumusan Masalah
Komunikasi terapeutik perawat dengan pasien sakit jiwa di RS Grhasia Yogyakarta. Apakah Perawat bisa melayani dengan baik dan mendukung kesembuhan pasien Pasien Sakit Jiwa DI rs. Grhasia jogja.
Tujuan Pelatihan
Mengetahui komunikasi terapeutik perawat dengan pasien sakit jiwa di RS. Grhasia Jogja Serta mengetahui berbagai hambatan yang dialami Perawat di Rumah Sakit tersebut.
Manfaat Penelitian
Manfaat teoritis
Sebagai penerapan teori selama penulis mengikuti kuliah khususnya yang menyangkut tentang teori psikologi komunikasi.
Manfaat praktis
Dapat menambah informasi dan dapat dijadikan masukan tentang komunikasi terapeutik dalam penyembuhan pasien.
Dapat menjadi acuan bagi perawat dam melakukan interaksi dengan pasien sakit jiwa.
Kerangka Teori
Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Terapeutik.
Metode Penelitian
Kualitatif deskriptif
*jenis penelitian
*lokasi penelitian
*waktu penelitian
*teknik pengumprlan data
*teknik analisis data
Daftar Pustaka
/Unpublished
Hariani, Rahma (2007), Komunikasi Terapeutik Antara Perawat Dengan Pasien Sakit Jiwa di RS. Grhasia Jogja, Skripsi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 Response to "kelompok 2 KAP"
Posting Komentar
Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.