Film “The New Rukes of The World” membuat suasana kelas A di ruang E 1.5 UMY menjadi sepi. Pemutaran yang berlangsung pada hari Rabu 4 Maret '09 ini mampu membuat penonton membisu.
Film yang dikarang John Filger tentang kemiskinan dan mengenai nasib para buruh perusahaan asing ini membuat kaget penonton. Para penonton tidak mengira bahwa nasib buruh akan seperti yang ada pada film tersebut. Disini buruh dipekerjakan tidak selayaknya manusia biasa, melainkan seperti mesin – mesin produksi yang bisa diatur seenaknya. Mereka bekerja melebihi standar jam kerja, namun upahnya tidak seberapa. Dalam sehari mereka harus bekerja selama 12 jam lebih dan hanya mendapat upah 9000 rupiah sehari.
Ini belum seberapa, karena bila pesnn tersebut akan segera diekspor mereka harus bekerja lembur. Disini mereka mengaku hanya beristirahat 3 jam sehari dan juga tidak mendapatkan uang tambahan lemburan. Para kontraktor asing ini membuka cabang di Indonesia dengan alasan upah buruh yang murah. Bayangkan untuk membuat sepatu yang seharga 1,4 juta perbuah ini mereka hanya mendapatkan upah sebesar 5000 rupiah saja. Para buruh ini tidak mempunyai pilihan lain karena mereka butuh makan setiap harinya biar bisa bertahan hidup.(reza)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 Response to "Reza nor Arifin (20080530026)"
Posting Komentar
Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.