About Me

Foto saya
VOC adalah suatu media online. kumpulan tulisan anak - anak Ilmu Komunikasi Angkatan 2008 kelas A yang mengulas atas tulisan - tulisan mencakup semua realita di kehidupan nyata yang di kemas menjadi sebuah sajian yang menarik.

ngomong sakarepmu

\

Gallery













"Semua Press VOC dalam mencari informasi selalu di bekali identitas yang jelas dan lengkap. selama menjalankan tugas, Anggota VOC tidak di perbolehkan meminta imbalan dalam bentuk apapun(kecuali di kasih..hehe). Dan apabila ada yang mengaku Press VOC dan meminta imbalan/sesuatu, Harap Laporkan kepada Kantor polisi terdekat. Terima kasih

Rizky Ardhani (20080530009)

Diposting oleh VOC On 7:17:00 PM

Waktu Wawancara : Selasa, 3 maret 2009 Jam 08.15-08.40
Tempat : Kantin Selatan UMY
Pewawancara : R. Ardhani Nugroho (20080530009)


Pertemuan saya dengan ceking ( bukan nama sebenarnya ) berawal saat pengambilan kartu mahasiswa di Universitas Swasta ternama di Yogyakarta dan secara kebetulan kita berdua untuk 1 tahun ini menempati kelas yang sama.

Dia merupakan tipe orang yang eksklusif dalam mengungkapkan kedekatanya dengan orang – orang terdekatnya terutama seorang wanita yang berinisal TS, yang diakuinya sebagai sahabat sejak 7 tahun yang lalu.

Mungkin benar kata pepatah dari mata turun ke hati, inilah yang dialami ceking saat awal kedekatnya dengan TS, dari saling lihat hingga menimbulkan persahabatan hingga sekarang. Karena keistimewaan yang di miliki TS terutama bidang pelajaran,hal inilah yang menjadi motivasi terbesar ceking untuk bersahabat dengan dia.

Saat kelas 2 smp mereka dipertemukan dalam kelas yang sama di salah satu SMP swasta di Palembang.Dan di sininlah mereka memulai persahabatan bersama teman- teman yang lain dan membentuk 1 komunitas yang mereka beri nama “ GENK + “. Namun saat beranjak SMA,entah alasan apa TS pergi meninggalkan kota palembang tanpa berita apapun. Hal ini yang membuat ceking teramat kecewa namun bagi dia persahabatnya takkan berakhir.


1. Dukun Ponari, mungkin ahun ini dukun cilik ini adalahdukun paling terkenal di indonesia, bahkan ketenaranya pun hampir menyamai seorang seleberitis. Dukun yang di percaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit hanya dengen mencelupkan batu yang disebut – sebut sebagai “ batu petir “ ini ke dalam air yang di bawa pasiennya. Pasien yang datang ke tempat prakteknyapun bukan hanya satu dua orangbahkan hingga ribuan orabng, setiap harinya datang dan rela menginap. Apa yang menyebabkan itu terjadi?. Media massa dalam hal ini sangat berparuh besar, seperti baknya alat pencuci otak. Hampir semua media baik cetak ataupun elektronik menampilkan fenomena ini. Masyarakat indonesia adalah masyarakat yang latah, setiap berita yang di tampilkan khususnya oleh televisi dan berita itu merupakan fenomenal, mereka akan menghilangkan akal pikir yang rasio hanya untuk tahu langsung masalah yang terjadi, hal ini lah yang mengakibatkan praktek dukun kecil yang dikatakan anak indigo ini laris dijumpai, seperti fenomena ryan di jombang beberapa waktu lalu. Mereka lebih tertarik akan hal- hal yang berbau mistis atau gaib, padahal dalam diri mereka sendiri timbul rasa percaya dan tidak percaya. Di tambah lagi daya ingin tahu masyarakat indonesia sangat besar, ditambah juga stimulun oleh media massa yang hampir di setiap acara menampilkan berita tentang ponari. Dan untuk menambah reting un, mereka juga membuat berita pro dan kontra,yang membuat masyarakat menjadi ingin tahu dan mereka datang ketempat itu. Ada faktor lain pula yang membuat mereka datang ketempat itu yaitu latar belakang pendidika yang rendah dan juga ekonomi yang lemah. Kita bisa lihat siapa saja yang mendatangngi tempat praktek ponari, mayoritas mereka adalah masyarakat bawah yang berpendidikan dan berekonomi rendah, hal ini terjadi karena biaya pengobatan yang mahal di rumah sakit, biaya inap, obat-obatan dan sbagainya yang mereka sendiri pun tidak tahu untuk membayar itu menggunakan apa. Hal ini lah yang membuat akal sehat mereka tidak digunakan dan menggunakan cara alterntif seperti ini, dengan biaya yang jauh lebih murah.

2. Tentu saja bisa. Terutama media elektronik khususnya televisi. Bagaimana tidak seluruh perkembangan di dunia baik dari masa lalu, sekaramng, atau pun kemajuan duni untuk masa yang akan datang ada dalam sebuah kotak bersuara dan bergambar yang di namaka pesawat televisi. Apalagi di masyarkat indonesia sudah ada pandangan bisa dikatakan hukum alam, barang siapa yang tidak tahu perkembangn dunia maka di dianggap ketinggalan jaman, siapa yangtidak tahu presiden USA, siapa yang tidak tahu ponari, dan untuk kelangan menengah ke atas siapa yang tidak tahu hp terbaru. Hal itu dikarenakan televisi sebagai kebutuhan untuk mengetahu apa yang terjadi detk ini,menit ini, hari ini. Bahkan masyarakat di pedesaan terkecil pun sudah di canangkan listrik masuk desa, dan pasti setelah ada listrik mereka pun memasang televisi walaupun mungkin hanya 1 di bangunan serba guna, inlah yang kita tidak sadar bahwa semkain hari kita bergerak ke arah moderenisasi di tambah dengan efek globalisasi mungkin aka lebih dari ini.

0 Response to "Rizky Ardhani (20080530009)"

Posting Komentar

Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.

Icon VOC

Even Terbaru



YM Admin



pengunjung ke..

free hit counter
VOC counter

Jurnalis


Blog Archive

Banner

VOC Site



Partner






VOC Bercerita

Berita terbaru....(Klik yaa!)

Comment terakhir