Waktu Wawancara : Rabu, 4 – 3 – 2009
Tempat : Kantin Selatan UMY
Pewawancara : Yusuf Rendi (20080530002)
Rangga (Bukan nama sebenarnya) yang saat ini statusnya sebagai Mahasiswa UMY Yogyakarta Angkatan 2008-2009, yang sengaja saya temui di kantin. Sebenarnya tidak ada kesulitan yang berarti untuk memperoleh keterangan & informasi pengalaman pribadinya, karena dia orangnya baik dan terbuka.
Sejak menjalani aktifitasnya sebagai Siswa di salah satu SMA Negeri di Jakarta, lebih tepatnya ketika menginjak Kelas 2 dia baru menemukan seorang teman dekat. Tomi (Bukan nama sebenarnya) itulah Biasa Rangga memanggilnya, awal Mereka bertemu saat duduk di Kelas 1 namun baru saling kenal ketika duduk di bangku Kelas 2, maklum Rangga satu kelas dengan Tomi.
Suatu ketika Tomi mengalami kecelakaan, tidak pelak kakinya Patah dan itulah yang menyita perhatian Rangga. Pada awal semester 2 keluarga Rangga mengadakan acara Pernikahan dan kebetulan saat itu Orang Tua Tomi menjadi salah satu tamu undangan dalam acara itu, sejak saat itulah hubungan mereka menjadi semakin dekat.
Sesekali Tomi mengajak Rangga pergi ke Sekolah bareng, main bareng, Nonton dan sejak saat itulah mereka mulai menemukan kecocokan satu sama lain, yakni sama-sama suka Nonton Film. Persahabatan Rangga dengan Tomi berjalan lancar, hingga akirnya mereka harus berpisah ketika kelulusan Kelas 3. Itu karena mereka melanjutkan Kuliah di Perguruan Tinggi yang berbeda, Rangga melanjutkan Kuliah di sebuah perguruan tinggi Swasta di Jakarta, sedangkan Tomi melanjutkan Kuliah di UMY Yogyakarta.
Meskipun jarang bisa bertemu tapi setidaknya mereka masih saling berhubungan, meskipun hanya lewat sms. Hubungan jarak jauh Itu berjalan selama 1 Tahun hingga akirnya Rangga memutuskan untuk pindah Campus di UMY agar bisa lebih sering bertemu Tomi. Rangga melanjutkan di S1.ILmu Komunikasi sedangkan Tomi di Hubungan Internasional. Namun mereka sekarang tidak hanya sering bertemu, bahkan sekarang Rangga bisa bertemu Tomi setiap saat karena mereka satu kos sampai saat ini.
Breadth
Breadth adalah jumlah topik yang kita bahas dengan orang lain. Semakin banyak kesamaan dalam kehidupan atau keseharian ( hobi, profesi ) maka akan semakin banyak pula dan luas topik yang bisa dibicarakan, begitu juga sebaliknya. Dan selain itu termasuk juga di dalamnya, perbedaan kelas sosial juga berpengaruh terhadap banyaknya topik yang bisa di bahas. Kelas menengah dengan kelas menengah tentunya akan banyak hal yang bisa di bahas, dari pada kelas menengah dengan kelas bawah, pasti akan sangat sedikit yang bisa dibahas dalam berkomunikasi oleh keduanya.
Contoh : Seorang pemain basket dengan pemain basket, mereka tentunya akan sangat banyak hal yang bisa dibicarakan oleh keduanya seperti tentang basket itu sendiri dan olahraga yang lainnya. Lain lagi dengan seorang Satpam dengan Manajer perusahaan, pastinya tidak banyak yang bisa mereka bicarakan, karena dari tingkatan sosial dan profesi sudah sangat berbeda.
Depth
Depth adalah seberapa dalam komunikasi kita dengan orang lain. Semakin dekat kita dengan seseorang maka akan semakin banyak dan dalam pula hal yang bisa dibicarakan, seperti Curhat, masalah keluarga, yang bersifat umum sampai yang bersifat pribadi. Itu bisa terjadi karena hubungan mereka sudah dekat dan saling kenal satu sama lain. Lain lagi seperti halnya orang yang baru saling kenal, hanay hal-hal yang bersifat umum saja yang akan mereka bicarakan dan bahas, dan tentunya tidak banyak hal yang bisa mereka bicarakan apalagi tentang masalah pribadi, itu terjadi karena masih baru kenal dan merasa asing satu sama lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 Response to "Yusuf Rendi (KAP)"
Posting Komentar
Terima Kasih yaa teman - teman sudah bersedia mampir di Blog kami. Alangkah lebih baiknya apabila meninggalkan sepatah dua patah kata di Blog kami. Di mohon untuk menuliskan Identitas penulisnya.